Kenapa ya banyak orang mikir nangis itu sebuah kelemahan? Padahal nangis itu sebuah reaksi yang wajar, reaksi yang timbul dari sistem saraf kita sebagai makhluk hidup. Reaksi yang menunjukkan kalau kita itu manusia. Apa karena kalau kita nangis, kalau kita biarin air mata itu menetes, itu berarti kita gagal mengontrol tubuh kita? Berarti kita nggak punya mental yang kuat untuk menghindari atau menghentikan itu? Yang artinya kita lemah? Menurutku nggak. Kalau mau nangis, nangis aja. Nangislah sepuas hati. Jangan pernah nahan nangis. The world is already harsh enough. Be kinder to yourself, and learn to take it easy. The world stops for no one, but you can take a pause. And press the play button again, when you are ready.
Oiii, gue kembaliii!! Setelah kubiarkan dua tahun terbengkalai, akhirnya gue balik lagi buat lanjutin post gue yang sebelumnya wakakakk (maaf) Jadi, di post yang part 1 gue cerita gimana begitu tersiksanya gue menjalani pekerjaanku dulu yang gue kira bakal menyenangkan, taunya menyengsarakan. Hal itu jadi bukti kalau kerja sesuai passion itu nggak seindah yang gue bayangkan. TAPI, ada tapinya. Beda cerita kalau pekerjaan tetap sesuai passion, tapi semuanya gue yang atur sendiri, hehe. "Gimana tuh maksudnya?" Yak, mari ku jabarkan wkwkwkk. Passion gue itu selain nulis, juga gambar. Gue SUKA banget gambar, dan emang udah mulai gambar tu dari SD. Singkat cerita, gue coba jadiin ladang duit deh, dan alhamdulillah, sampai sekarang gue masih bisa jadiin gambar itu sebagai sumber penghasilan sampinganku. NO STRESS, NO OVERTHINKING!!! Kenapa bisa gitu? Karena gue sendiri yang atur deadline, yang atur TOS-nya, yang atur bisa mulai ngerjain kapan....